Direktur RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati, M.Kes, menyampaikan bahwa semangat perjuangan Raden Ajeng Kartini harus diterjemahkan dalam pelayanan publik yang inklusif dan responsif terhadap kebutuhan perempuan.
“Semangat Kartini hari ini bukan hanya soal emansipasi, tetapi bagaimana perempuan mendapatkan akses layanan kesehatan yang layak, aman, dan berkualitas,” ujarnya, Selasa (21/4/2026).
Ia menjelaskan, perempuan memiliki peran strategis dalam keluarga dan masyarakat, sehingga kesehatan perempuan menjadi faktor penting dalam membangun generasi yang sehat.
“Perempuan adalah pilar keluarga. Jika perempuan sehat, maka kualitas generasi ke depan juga akan lebih baik,” jelasnya.
Menurut dr. Erliyati, RSUD dr. H. Moh. Anwar terus berupaya meningkatkan layanan, mulai dari pelayanan kesehatan ibu dan anak, deteksi dini penyakit, hingga edukasi kesehatan reproduksi.
Langkah tersebut sejalan dengan semangat Kartini yang memperjuangkan pendidikan dan kesejahteraan perempuan sebagai bagian dari kemajuan bangsa.
Ia juga menambahkan bahwa pelayanan rumah sakit saat ini tidak hanya berfokus pada aspek kuratif, tetapi juga promotif dan preventif, khususnya dalam meningkatkan kesadaran perempuan terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
“Kami ingin perempuan tidak hanya datang saat sakit, tetapi juga aktif melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala,” tambahnya.
Melalui momentum Hari Kartini, RSUD dr. H. Moh. Anwar Sumenep berharap kesadaran masyarakat, khususnya perempuan, terhadap pentingnya kesehatan semakin meningkat, sekaligus memperkuat peran perempuan dalam pembangunan kesehatan daerah.
“Perempuan masa kini harus sehat, mandiri, dan berdaya. Itu adalah wujud nyata dari semangat Kartini di era modern,” pungkasnya. (Fen/M).
0 Komentar